zaman kejayaan kerajaan majapahit
Era keemasan zaman kejayaan kerajaan majapahit

Zaman Kejayaan Kerajaan Majapahit

Zaman Kejayaan Kerajaan Majapahit jika ditarik mundur ke belakang, Indonesia yang memiliki beragam corak dan budaya dari berbagai suku ini sebenarnya berasal dari para leluhur mereka. 

Pada zaman dahulu, Indonesia yang belum bersatu merupakan negara yang terdiri dari beberapa kerajaan, dan inilah cikal bakal asal negara bernama Nusantara yang kini sudah menjadi nama Indonesia dan terbentuklah Nama Republik Indonesia, dan dari sebelumnya juga berbentuk Serikat Indonesia atau RIS (Republik Indonesia Serikat).

Namun sayangnya, beberapa kerajaan tersebut tidak memiliki cara pandang yang sama tentang bagaimana kehidupan berbangsa dan bernegara. Selain itu, kekuasaan merupakan sebuah hal yang sensitif. Sehingga tidak heran jika banyak kerajaan yang justru saling serang dan berebut kekuasaan satu sama lain.

Meski pada saat itu sempat terjadi pertumpahan darah akibat perebutan kekuasaan, pada zaman Keemasan kerajaan di pulau jawa dimana Indonesia hampir pernah terbentuk. 

Siapakah Kerajaan Majapahit?

Adalah kerajaan Majapahit yang mengharumkan nama bangsa sebagai kerajaan terbesar di Indonesia. Tak hanya itu saja, pada salah satu periode keemasan zaman kejayaan kerajaan Majapahit, wilayah lain seperti Malaysia, Singapura, Asia Tenggara dan bahkan sebagian kecil Australia hampir pernah dikuasai oleh pasukan kerajaan Majapahit.

Zaman Kejayaan Kerajaan Majapahit di Jawa

Dalam perjalanannya, ada beberapa momentum kesuksesan yang digapai oleh kerajaan Majapahit, yang juga menjadi penanda zaman keemasan kerajaan di pulau Jawa

Berikut rangkuman dari beberapa sumber yang pasti dari buku berbagai sejarah tanah air tentang misi perjalanan kerajaan Majapahit dalam mencapai puncak kesuksesannya.

Awal Mula Kerajaan Majapahit di pulau Jawa

Adalah Raden Wijaya Raden Wijaya, seseorang yang mendirikan kerajaan Majapahit sekaligus menjadi raja pertama. 

Raden Wijaya memimpin mulai dari tahun 1293 hingga tahun 1309. Pada saat itu, Hindu dipilih sebagai agama resmi kerajaan yang dianut oleh raja dan seluruh rakyatnya. Raden Wijaya memilih Mojokerto daerah Jawa Timur sebagai pusat pemerintahan. 

Era Gadjah Mada Zaman Kejayaan Kerajaan Majapahit

Maha patih Gajah Mada
Maha patih Gadjah Mada

Raden Wijaya dikenal sebagai pendiri kerajaan Majapahit, tetapi puncak kejayaan justru terjadi saat tampuk kepemimpinan dipegang oleh Raja Hayam Wuruk

Dengan menggunakan gelar Rajasanagara, ia menjadi sosok yang sukses menyulap kejayaan Majapahit begitu hebatnya dalam pengaruhnya yang sangat kuat.

Hal ini tak lepas dari campur tangan Mahapatih Gajah Mada. Patih Gajah Mada dikenal dengan sumpah Amukti Palapa, yang berbunyi kira-kira seperti ini Sumpah Palapa“Tidak akan memakan buah Palapa sebelum saya bisa menyatukan seluruh Nusantara”. Inilah yang menjadi cikal bakal zaman kejayaan kerajaan Majapahit.

Pasukan Maritim Kerajaan Majapahit Terkuat di Asia Tenggara

Nusantara yang merupakan sebuah nagari kepulauan mendorong Zaman Kejayaan Kerajaan Majapahit untuk memiliki armada laut yang kuat. 

Jika di bandingkan dengan kerajaan yang ada pada masa itu, kerajaan Majapahit memiliki pasukan angkatan laut atau maritim yang paling kuat. Bahkan negara tetangga pun segan akan kekuatan yang dimiliki oleh Patih Gajah Mada. 

Kekuatan maritim juga menjadi keunggulan dari kerajaan Majapahit hingga akhirnya memiliki wilayah kerajaan yang sangat besar, bahkan terbesar pada saat itu. Pasukan Maritim Kerajaan Majapahit

Kekuatan maritim kerajaan Majapahit tercatat dalam catatan para penjelajah laut seperti Johan de Marignolli, Rahib Odrico, hingga Ibnu Battuta.

Wilayah Zaman Kejayaan Kerajaan Majapahit yang Sangat Luas

Jika biasanya sebuah kerajaan memiliki wilayah yang tidak terlalu luas karena hanya bisa menaklukan wilayah di sekitarnya saja, beda ceritanya dengan kerajaan Majapahit.

Didukung dengan pasukan maritim terkuat dan keberanian patih Gajah Mada, kerajaan Majapahit berhasil menaklukan beberapa wilayah di kepulauan lain di Nusantara, seperti Sumatera, hingga selat Malaka, Kalimantan dan Sulawesi tempat persinggahan terakhir Patih Gajah Mada hingga beliau 

Di era Hayam Wuruk, Zaman Kejayaan Kerajaan Majapahit memiliki wilayah hingga ke Kalimantan, Sumatera, Sulawesi, Maluku, Papua, kepulauan Nusa Tenggara, bahkan hingga Singapura dan sebagian kecil pulau-pulau di Filipina.

Ekonomi yang Kuat Zaman Kejayaan Kerajaan Majapahit

Tak hanya memiliki kekuatan maritim yang kuat, kerajaan Majapahit juga menjadi pusat perdagangan antar kerajaan dan menjadikannya memiliki kekuatan ekonomi di atas rata-rata.

Perdagangan zaman kerajaan MajapahitPada masanya, kerajaan Majapahit menjalin kerjasama dengan beberapa pedagang besar dari luar Indonesia. Banyak saudagar dari China dan India datang ke Indonesia berkat sistem perekonomian yang kuat. 

Saudagar datang untuk membeli rempah-rempah seperti lada, pala, hingga kain dan garam. Di saat yang bersamaan, kerajaan Majapahit membeli barang dari negara tetangga seperti perak, emas, porselen, hingga kain sutra.

Menggunakan Mata Uang dari bahan Logam

Uang logam zaman kerajaan Majapahit
Uang Logam gobog wayang masa kerajaan Majapahit

Berkat kekuatan ekonomi yang baik, masyarakat yang semakin makmur, dan rasa aman tentram karena memiliki pasukan yang sangat kuat, kerajaan Majapahit pun menjadi kerajaan yang sangat maju.

Bahkan saat itu mereka mulai menggunakan mata uang dari bahan logam sebagai alat tukar yang sah dan resmi dari kerajaan. Uang logam tersebut digunakan dalam berbagai jenis transaksi, baik di dalam ataupun di luar negeri.

Ini menjadi indikator bahwa kerajaan Majapahit memiliki pemerintahan yang baik dan tertata.

Sastra Zaman Kejayaan Kerajaan Majapahit sangat maju

Tak hanya sisi ekonomi dan pertahanan saja yang menjadi nilai plus kerajaan Majapahit, di tengah-tengah aspek politik, ekonomi, dan militer, ada banyak karya sastra lahir di zaman ini.

Karya sastra seperti Negarakertagama buatan Mpu Prapanca dan juga cerita Sutasoma karya Mpu Tantular merupakan sebuah naskah sastra paling popular pada zamannya. 

Ada pula naskah Sundayana dan naskah Pararaton yang menjadi saksi kedigdayaan sastra di zaman kerajaan Majapahit. Dalam naskah tersebut pun terselip cerita kandasnya Raja Hayam Wuruk dalam usahanya mempersunting Dyah Pitaloka Citraresmi.

Hubungan yang Baik dengan Kerajaan di Luar Nusantara

Fakta lain yang menunjukkan zaman keemasan kerajaan di pulau Jawa adalah kerja sama yang baik dengan kerajaan di luar nusantara

Majapahit memang memiliki hubungan yang sangat baik dengan kerajaan lain di Kemboja, Burma, Champa, Siam, hingga Vietnam. Beberapa kerajaan di Tiongkok juga menjadi citra perdagangan dan politik bagi kerajaan Majapahit.

Melihat beberapa poin-poin tersebut, Zaman Kejayaan Kerajaan di pulau Jawa terjadi saat Majapahit mulai berdiri. Akan tetapi dalam perjalanannya, kerajaan Majapahit yang besar dan digdaya itu pun akhirnya runtuh setelah pergantian tampuk kekuasaan.


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *